Jonatan Christie yang tampil menjanjikan sepanjang pekan gagal menunjukkan permainan terbaiknya saat menghadapi Victor Lai. Alih-alih menjadi puncak dari perjalanan impresifnya, final justru berakhir antiklimaks dengan kekalahan dua gim langsung 19-21 dan 8-21. Setelah pertarungan-pertarungan berat yang berhasil ia lalui sejak babak awal, performa Jojo di laga final terlihat jauh dari level yang ditampilkan pada pertandingan sebelumnya.
Kekecewaan yang tak kalah besar datang dari sektor ganda putra. Raymond Indra/Niko Joaquin memang berhasil menciptakan kejutan luar biasa dengan menembus final, namun langkah mereka terhenti di tangan pasangan Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Sempat merebut gim pertama dengan meyakinkan, Raymond/Niko gagal menjaga momentum dan akhirnya menyerah 21-13, 18-21, 10-21. Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena datang dari rival yang selalu menghadirkan tensi tinggi bagi publik Indonesia, terlepas dari cabang olahraga apa pun yang dipertandingkan.
Meski hasil akhirnya mengecewakan, Indonesia setidaknya menemukan secercah harapan dari penampilan Raymond/Niko yang mampu menembus final Super 1000 untuk pertama kalinya. Namun secara keseluruhan, hasil ini tetap menunjukkan bahwa bulu tangkis Indonesia masih menghadapi pekerjaan rumah besar untuk kembali bersaing secara konsisten di level tertinggi dunia. Dalam beberapa turnamen terakhir, raihan dua finalis di Indonesia Open sebenarnya merupakan pencapaian terbaik Indonesia, tetapi fakta bahwa keduanya gagal mengangkat trofi membuat pencapaian tersebut terasa kurang lengkap. Sampai hari ini, pertanyaan yang masih menggantung adalah: kapan penurunan ini benar-benar berhenti dan kapan Indonesia kembali mampu mengubah peluang menjadi gelar juara di turnamen terbesar miliknya sendiri.
| WS | An Se Y | v | Yamaguchi | 39' 23-21 21-12 | ||
| XD | Cheng/Zha | v | Math/Bøje | 46' 19-21 21-23 | ||
| MS | Jo Christie | v | Victor Lai | 39' 19-21 8-21 | ||
| WD | Liu/Tan | v | Yuki/Mayu | 66' 15-21 21-18 18-21 | ||
| MD | Ray/Niko | v | Goh/Udin | 49' 21-13 18-21 10-21 |
Info MNC Media Live Indonesia Open
Polytron Youtube Channel Live Indonesia Open
- C1 Link
Info Huya Link Live Indonesia Open
- Full Link
- MkdPlay Link
- Kltra TV: Link
- Raket TV: Link
- RBTV Link
- DZRI TV Link
- TV Malaysia: Link
- EastMan TV: Link
- GD Player : Link
- Lapak Streaming Link
- Sport7 Link
- IkoTV Link
- Kick Link
- Web Vn Link
📢 Danipay: Channel Reaction Badminton Indonesia
Jangan lupa subscribe channel Danipay di YouTube untuk live reaction dan mengomentari pemain-pemain Indonesia dari semua level. Cek juga halaman Tentang Danipay buat info lengkap.
Jangan lupa subscribe channel Danipay di YouTube untuk live reaction dan mengomentari pemain-pemain Indonesia dari semua level. Cek juga halaman Tentang Danipay buat info lengkap.
0 Komentar