GTA 6 Mungkin Jadi Game Paling Hidup - Tapi Kamu Siap Dibenci Warga Kota?

Gimana Kalau NPC di GTA 6 Beneran Ingat Sama Kita?

Pernah kepikiran nggak, kalau suatu hari GTA bukan cuma soal bikin rusuh, nyolong mobil, kabur dari polisi, terus besoknya semua orang lupa?

Misalnya lo habis bikin masalah di satu tempat. Ada orang yang melihat. Dia kabur. Besoknya lo balik lagi ke daerah yang sama dan ternyata orang itu masih ingat muka lo.

Bukan cuma dialog yang berubah sekali terus selesai. Tapi benar-benar ingat.

Kalau GTA 6 sampai punya sistem seperti itu, menurut gw dunia Leonida bakal terasa jauh lebih gila dari sekadar game open world biasa.

Vice City dan dunia Leonida dalam GTA 6.

Bayangin kalau setiap NPC punya kehidupan sendiri

Sekarang kita sudah biasa melihat NPC mondar-mandir di game. Ada yang kerja, ada yang naik mobil, ada yang nongkrong, ada juga yang cuma berdiri sambil main HP.

Tapi coba kalau semuanya dibuat sedikit lebih dalam.

Misalnya lo sering lewat di depan sebuah toko. Pemilik tokonya awalnya biasa saja. Suatu hari lo nolongin dia ketika dirampok.

Beberapa hari kemudian lo datang lagi.

Dia masih kenal Jason.

Mungkin dia menyapa. Mungkin dia malah ngajak ngobrol sebentar.

Sebaliknya, kalau dulu lo pernah menghajar dia gara-gara hal sepele, reaksinya juga bisa berbeda.

Bukan karena Rockstar menyiapkan satu dialog khusus untuk kejadian itu.

Tapi karena NPC tersebut memang mengingat apa yang pernah terjadi.

Menurut gw justru karakter-karakter kecil seperti ini yang bisa bikin dunia GTA terasa hidup. Bukan cuma Jason dan Lucia yang punya cerita, tapi orang-orang yang kita temui secara acak juga punya kehidupan mereka sendiri.

Dunia GTA 6 yang dipenuhi karakter dan aktivitas berbeda.

Contohnya bisa sesederhana ini

Anggap saja suatu malam Jason lagi dikejar polisi.

Bintang dua.

Daripada terus ngebut, lo masuk ke gang kecil. Di sana ternyata ada anak kecil yang sedang kesulitan dan nggak bisa keluar.

Lo bantu.

Anaknya selamat dan akhirnya lo antar sampai rumah.

Neneknya panik dan berterima kasih.

Selesai.

Setidaknya kalau GTA sekarang, ya selesai sampai di situ.

Tapi bagaimana kalau beberapa hari kemudian lo lewat lagi di daerah tersebut?

Si nenek masih mengenali Jason.

“Eh, kamu yang waktu itu nolong cucu saya.”

Kejadian kecil seperti itu sebenarnya nggak mengubah cerita utama.

Tapi buat gw, justru hal kecil semacam inilah yang bikin sebuah dunia game terasa benar-benar hidup.

Jason dan kehidupan warga di sekitar Leonida.

Yang menarik justru kalau semuanya nggak berjalan sesuai rencana

Sekarang ceritanya kita balik.

Beberapa hari kemudian Jason dan Lucia menjalankan sebuah aksi di pelabuhan. Ada baku tembak, polisi datang, dan lo berhasil kabur.

Tapi ternyata ada seseorang yang melihat semuanya.

Bukan karakter penting.

Bukan bos kartel.

Bukan polisi.

Cuma warga biasa yang kebetulan berada di tempat yang salah pada waktu yang salah.

Kalau NPC tersebut benar-benar punya ingatan, masalahnya belum selesai ketika misi selesai.

Dia mungkin cerita kepada orang lain.

Orang lain kemudian melihat Jason.

Lama-lama informasi mulai menyebar.

Sampai suatu hari ketika lo datang ke tempat tertentu, ada NPC yang tiba-tiba menjauh.

Dan yang menarik, itu bukan bagian dari sebuah misi.

Dia menjauh karena memang mengenali Jason.

Nah, kalau sampai begini, baru menurut gw GTA 6 bakal terasa beda.

Aksi Jason dan Lucia bisa meninggalkan jejak di dunia Leonida.

Dunia yang nggak gampang lupa

Kalau sistemnya sampai sejauh itu, pilihan kecil yang kita lakukan bisa punya efek yang bahkan nggak langsung kelihatan.

Lo pernah nolong orang tanpa menganggapnya penting.

Atau pernah bikin masalah di sebuah tempat karena iseng.

Atau pernah kabur setelah kecelakaan dan nggak sadar kalau ada beberapa orang yang melihat.

Kalau semuanya tercatat dalam sistem dunia game, kejadian-kejadian itu sebenarnya belum benar-benar selesai.

Dan di sinilah GTA bisa terasa agak menyeramkan.

Selama ini kita terbiasa menganggap NPC sebagai karakter yang ada ketika diperlukan.

Kita tembak, mati.

Kita kabur, selesai.

Kita balik lagi beberapa menit kemudian, keadaan sudah normal.

Kalau GTA 6 mengubah pola itu, mungkin kita bakal mulai berpikir dua kali sebelum melakukan sesuatu.

Bukan karena takut gagal misi.

Tapi karena takut ada yang ingat.

Dunia yang tidak selalu langsung melupakan tindakan pemain.

Tapi memang bisa dibuat?

Secara konsep, bukan sesuatu yang mustahil.

Game sekarang sudah bisa membuat NPC mempunyai rutinitas, hubungan, reaksi terhadap lingkungan, bahkan sistem reputasi.

Kalau semuanya digabung dengan sistem memori yang lebih kompleks, secara teori NPC bisa dibuat jauh lebih responsif terhadap tindakan pemain.

Masalahnya bukan cuma soal bisa atau nggak.

Yang lebih susah justru bagaimana menjalankan semua itu secara bersamaan.

Bayangin kalau ada ribuan NPC yang masing-masing punya hubungan, lokasi terakhir, kejadian yang pernah dialami, dan reaksi berbeda terhadap pemain.

Game harus tetap menjalankan dunia yang luas, kendaraan, cuaca, lalu lintas, polisi, hewan, aktivitas NPC dan banyak hal lainnya.

Jadi kalau sistem seperti ini benar-benar ada di GTA 6, kemungkinan Rockstar juga harus punya cara yang pintar untuk membuat dunia terasa hidup tanpa benar-benar mensimulasikan semuanya secara penuh setiap saat.

Sistem NPC yang lebih kompleks akan menjadi tantangan besar bagi dunia GTA 6.

Justru ini yang bikin gw penasaran

Menurut gw, grafik bagus sekarang sudah bukan kejutan lagi.

GTA 6 jelas kelihatan luar biasa.

Tapi yang bakal bikin gw benar-benar kagum justru kalau setelah puluhan jam main, tiba-tiba gw sadar:

“Loh, NPC ini masih ingat gue?”

Kalau Rockstar bisa membuat dunia yang punya semacam ingatan seperti itu, GTA 6 bukan cuma terasa seperti kota besar yang bisa kita jelajahi.

Kita bakal merasa seperti masuk ke tempat yang punya kehidupan sendiri.

Dan mungkin untuk pertama kalinya, justru kita sebagai pemain yang harus menyesuaikan diri dengan dunia game.

Bukan dunia game yang terus menyesuaikan diri dengan kita.

Kalau dipikir-pikir lagi, agak ngeri juga.

Bayangin sudah bikin masalah di satu tempat tiga jam yang lalu, terus tiga hari kemudian masih ada orang yang mengenali muka Jason. 😂

Kalau konsep seperti ini benar-benar diterapkan, menurut kalian bakal keren atau malah bikin main GTA jadi capek karena setiap tindakan harus dipikirin?

Gw malah lebih penasaran sama satu hal lain: gimana kalau NPC bukan cuma bisa mengingat kita, tapi juga bisa dendam?

Nah, kalau sampai begitu, baru kacau. 😅

Posting Komentar

0 Komentar