Sapu Bersih! Indonesia Menang Semua di Day 1 Junior World Championships 2026


Indonesia mengawali perjuangan di nomor individu BWF World Junior Championships 2026 dengan hasil sempurna. Dari 11 pertandingan yang tercantum pada hari pertama, seluruh wakil Merah Putih berhasil meraih kemenangan. Ada yang menang mudah dua gim langsung, ada juga yang harus berjuang sampai gim ketiga.

Yang menarik, pertandingan kali ini menggunakan format 15 poin × maksimal 3 gim. Berbeda dari sistem konvensional 21 poin, pemain harus lebih cepat mengumpulkan poin untuk merebut satu gim. Format ini membuat setiap kesalahan bisa lebih cepat berdampak pada hasil pertandingan.

Mayla C menjadi salah satu wakil Indonesia yang tampil dua kali pada hari pertama. Di WS256, Mayla mengalahkan Architekt dari Siprus dengan skor 15-4, 15-3. Berlanjut ke WS128, ia kembali menang meyakinkan atas Parika U dari Finlandia dengan skor 15-1, 15-4.

Namun, tidak semua wakil Indonesia bisa menang dengan mudah. Fathurach harus mengakui keunggulan A. Jeslin dari Uni Emirat Arab pada gim pertama dengan skor 16-18. Ia kemudian bangkit dan merebut dua gim berikutnya 15-9, 15-10.

Y. Wijaya juga mengalami situasi serupa saat menghadapi E. Martin dari Denmark. Sempat kalah tipis 18-20 pada gim pertama, Wijaya berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan 15-9 dan 15-10. Kedua pertandingan ini menunjukkan bahwa meski menggunakan format 15 poin, laga tetap bisa berlangsung panjang dan menguras tenaga.

R. Affatunisa juga harus melewati tiga gim melawan Nguyen T dari Vietnam. Setelah menang 15-10 pada gim pertama, ia kehilangan gim kedua 9-15 sebelum memastikan kemenangan 15-7 pada gim penentuan.

Format 15 poin membuat target untuk memenangi satu gim lebih rendah dibandingkan sistem 21 poin. Pemain harus langsung fokus sejak awal karena jarak menuju akhir gim lebih pendek. Meski demikian, pertandingan tiga gim tetap bisa terjadi, bahkan dengan skor ketat seperti yang dialami Fathurach dan Wijaya.

Pada hari pertama ini, Indonesia juga mendapat kemenangan dari F. Joe yang menundukkan Magbitang dari Filipina dengan skor 15-8, 17-15. R. Wardhana mengalahkan S. Subash dari Amerika Serikat 15-6, 15-11, sementara J. Angelia menang atas Phichitpre dari Thailand dengan skor 15-10, 15-11.

Di sektor ganda campuran, Moses/Reya mengalahkan Põder/Lepp dari Estonia 15-5, 15-8. Bariy/Octa juga lolos setelah menang 15-7, 15-7 atas Cerar/Alič dari Slovenia. C. Purwanto melengkapi kemenangan di tunggal putri dengan menundukkan S. Alharthi dari Arab Saudi 15-4, 15-3.

Day 1 Junior Individual World Champ 2026

WS256Mayla C  v Architekt13' 15-4 15-3
XD256Mose/Rey  v Põder/Lep13' 15-5 15-8
XD256Bariy/Octa  v Cerar/Alič15' 15-7 15-7
WS128Mayla C  v Parika U13' 15-1 15-4
WS128C Purwan  v S Alharthi12' 15-4 15-3
MS128 Fathurach  v A Jeslin42' 16-18 15-9 15-10
WS128Affatunis  v Nguyen T36' 15-10 9-15 15-7
MS128Y Wijaya  v E Martin46' 18-20 15-9 15-10
MS128F Joe  v Magbitan22' 15-8 17-15
WS128J Angelia  v Phichitpre30' 15-10 15-11
MS128Radithya  v  S Subash28' 15-6 15-11

Indonesia menutup hari pertama dengan 11 kemenangan dari 11 pertandingan yang tercantum. Hasil ini menjadi modal bagus untuk melanjutkan perjuangan di babak berikutnya. Namun, dengan format 15×3, para pemain tetap harus menjaga fokus karena gim bisa berjalan cepat dan tekanan datang sejak poin-poin awal.

#JuniorWorldChampionships2026 #Badminton #BadmintonIndonesia #PBSI #Danipay

Posting Komentar

0 Komentar